BOLA

Siapa Bilang PSG Ogah Lepas Kylian Mbappe ke Real Madrid?

Mendekati penutupan bursa transfer isu terkini panas, informasi perpindahan pemain bertambah kencang dan menghebohkan. Yan sekarang sedang ramai dibahas publik ialah Kylian Mbappe.

Telah bukan isu lagi bahwa Real Madrid ingin menggaet Mbappe. Buktinya mereka telah mengajukan tawaran resmi mencapai 160 juta euro, atau kurang lebih Pp2,7 triliun.

Asal Mbappe juga telah disebutkan sang direktur PSG, Leonardo, dia mau hengkang.

namun pastinya PSG tidak membiarkan transfer Mbappe terjadi begitu saja. Leonardo secara tegas menyatakan, bila pun winger andalan mereka bubut, maka wajib ada kondisi yg patut dipenuhi sang klub yang menggaetnya.

“Bila beliau mau pergi, maka kami tidak akan menghalangi. tapi itu harus sesuai dengan syarat yang kami berikan,” kata Leonardo dikutip Football Italia.

“Lagi pula Mbappe selalu mengatakan, beliau tidak akan meninggalkan tim ini secara cuma-cuma atau perdeo,” pungkasnya lagi.

Berita transfer ini sebenarnya telah berhembus sejak awal ekspresi dominan panas. dan semuanya bertambah deras ketika Lionel Messi datang asal Barcelona.

Beberapa hari usai Messi diperkenalkan ke publik, Mbappe pun menemui petinggi PSG dan berkata keinginan hengkang. dia tenggarai salah satu alasan dia mau meninggalkan Les Parisiens, sebab ogah main bareng Messi.

Buat Madrid, mereka mengajukan tawaran 160 juta euro, namun itu diduga cuma nalar-logika. Leonardo menuding Los Blancos hanya menawar pahal aslinya mereka ingin memboyong Mbappe secara gratis.

Diketahui kontrak Mbappe dengan PSG tersisa sampai ekspresi dominan depan saja. dan si pemain ogah memperpanjang sejauh ini. adalah, dalam 6 bulan ke depan, beliau bisa berbicara secara resmi menggunakan Madrid hingga membuat konvensi transfer di isu terkini depan.

“Pada hal ini, Real sepertinya hanya memberikan bahwa mereka sudah mencoba segalanya. Padahal mereka menunggu selama satu tahun buat dapatkan dia secara gratis,” istilah Leonardo.

Leonardo juga menuduh Los Blancos melakukan hubungan ilegal menggunakan pemain berusia 23 tahun itu.

“Selama 2 tahun terakhir, Real telah berperilaku ilegal, itu tidak benar, mereka menghubungi langsung pemain. Itu tidak dapat diterima bagi kami, sebab itu tidak sahih,” katanya.

“Ini merupakan bukti strateginya: tawaran datang 1 tahun sebelum akhir kontraknya dan 7 hari sebelum akhir jendela transfer. Mereka ingin kami menolak buat membagikan kepada Kylian bahwa mereka mencoba segalanya serta mulai bernegosiasi buat tahun depan,” sambungnya.

Pada aturan transfer, suatu klub hanya boleh menghubungi pemain pribadi waktu mereka sudah melakukan kesepakatan menggunakan klub bola pemilik, atau sudah diizinkan sang klub yang memiliki pemain.

Tetapi kenyataannya merupakan bahwa apa yg diklaim pendekatan secara pribadi kepada pemain acapkali terjadi pada sepakbola terkini serta praktis sulit diawasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *